Selasa, Juni 09, 2009
Artikel Kesehatan
Senin, Juni 08, 2009
Artikel IT
Salah satu hal yang paling mengesalkan adalah saat orang lain dengan seenaknya mengambil data-data di komputer yang dengan susah payah kita kumpulkan. Entah itu foto-foto hasil liputan, MP3 dan sebagainya. Nah, agar mereka tidak bisa berbuat seenaknya, kita bisa menyembunyikan harddisk untuk sementara agar tidak bisa diakses.
Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan, tapi yang lebih sering digunakan cara ini :
- Buka Start Menu | Run | ketik diskpart lalu tekan Enter.
- Jendela DOS akan terbuka, ketik list volume lalu tekan Enter.
- Untuk menyembunyikan Drive E misalnya, pilih dulu volumenya, ketik select volume 3 lalu tekan Enter.
- Ketik remove letter E lalu tekan Enter (untuk menyembunyikan Drive E, misalnya).
- Untuk memunculkan kembali Drive E, pilih dulu volumenya (mis, select volume 3) lalu ketik assign letter E lalu tekan Enter.
- Ulangi cara di atas bila ingin menyembunyikan drive C, F, dan sebagainya. Cara ini memungkinkan kita menyembunyikan beberapa drive sekaligus dalam satu waktu.
Catatan:
Setelah melakukan hal ini, terkadang komputer perlu di-reboot. Jangan khawatir soal data, karena data dalam harddisk yang disembunyikan tetap sama dan tidak hilang. Terakhir, sebaiknya Drive C (tempat sistem operasi Windows berada) tidak disembunyikan.
Sumber : unitedfool.com
Kasus Prita Mulyasari
60 Merk Obat Tradionsal & Suplemen Makanan Dimusnahkan
60 Merek Obat Tradisional dan Suplemen Makanan Dimusnahkan | ![]() | ![]() |
08 Jun 2009 (sumber : www.depkes.go.id) | ||
Enam puluh jenis obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung bahan kimia obat (BKO) ditarik dan dimusnahkan. Obat tersebut terdiri dari 6 item obat tradisional pelangsing diantaranya Qianjiali Kapsul Pelangsing dan Lasmi Kapsul, 9 item obat tradisional dan suplemen makanan penambah stamina pria diantaranya New Idola Kapsul dan Purwoceng Serbuk, serta 45 obat tradisional lainnya seperti Pamong Raga Pegal Linu dan Gatal Eksim Serbuk. Selengkapnya dapat dilihat dalam lampiran. Masyarakat diserukan agar tidak membeli dan mengkonsumsi obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung BKO karena membahayakan kesehatan antara lain hipertensi, gagal ginjal, jantung berdebar, dan kerusakan hati bahkan dapat menimbulkan kematian. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib, MS, M.Kes, Sp.FK saat jumpa pers dikantor BPOM Jakarta (4/6). Ditambahkan, berdasarkan hasil pengawasan, sampling dan pengujian laboratorium sejak Juni 2008 hingga Mei 2009, diketahui 60 item obat tradisional dan suplemen tersebut mengandung Sibutramin Hidroklorida, Sildenafil Sitrat, Tadalafil Deksametason, Fenilbutason, Asam Mefenamat, Metampiron dan Parasetamol. Penggunaan bahan-bahan kimia obat tanpa pengawasan dokter dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi), denyut jantung meningkat, sulit tidur, kejang, penglihatan kabur, gangguan ginjal, sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infark miokard, nyeri dada, jantung berdebar, gula darah meningkat, glaukoma, gangguan pertumbuhan, tulang keropos, kelemahan otot. Selain itu juga dapat menimbulkan gagal ginjal, diare, tuka lambung, gangguan ginjal, dan kerusakan hati. Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut atau yang menemukan produk tersebut dapat menghubungi Badan POM RI melalui Unit Layanan Pengaduan Konsumen di nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau melalui e-mail ulpk@pom.go.id dan uplkbadanpom@yahoo.com atau melihat di website Badan POM, www.pom.go.id |
Analisa Ketenagaan ( Pegawai )
Saat ini PKM Pusakanagara memiliki 2 Tenaga Dokter Umum, 1 Dokter Gigi, 10 Bidan, 12 Lulusan SPK. 1 SPRG, 1 SPAG, 1 Sanitasi, 2 Tenaga Administrasi, dan 1 Jurim
Profil PKM Pusakanagara

Puskesmas Pusakanagara Kabupaten Subang terletak di Desa Pusakaratu dengan wilayah kerjanya meliputi 7 Desa diantaranya : Pusakaratu, Gempol, Kalentambo, Rancadaka, Patimban, Kotasari dan Mundusari. Dan berbatasan langsung di Sebelah Utara dengan Laut Jawa. Luas Wilayah Kerja Puskesmas Pusakanagara setelah terjadi pemekaran menjadi dua kecamatan yakni Kecamatan Pusakajaya yakni 5142 KM2. Menurut data yang diperoleh dari Kantor Kecamatan Pusakanagara Jumlah Penduduk mencapai 39.027 ( th 2008 ) dengan 11.270 KK. Dengan adanya sarana dan prasarana jalan yang memadai dari dan menuju ke Puskesmas Pusakanagara sehingga pelayanan kesehatan dari tahun ke tahun semakin meningkat.
Senin, Juni 30, 2008
VISI dan MISI
Terwujudnya UPTD Puskesmas PUSAKA
Profesional Unggul Sportif Antisipatif Kreatif dan Andal
MISI
1. Meningkatkan kualitas SDM yang profesional
2. Memberikan pelayanan prima keshatan dasar dengan unggulan UGD
dan Kesehatan mata
3. Menjalin kemitraan dengan lintas sektoral
4. Memberdayakan potensi masyarakat dalam PHBS